Toushiro hitsugaya
Toushirou Hitsugaya memiliki tubuh
yang pendek (133 cm), mata berwarna turquoise (hijau kebiruan), dan
rambut putih pendek spiky (jabrik) yang cenderung menarik perhatian
orang di dunia manusia. Ia mengenakan jubah (haori) kapten standar tanpa
lengan dengan selempang berwarna hijau di sekitar bahunya, yang ditahan oleh
semacam penjepit berbentuk bintang bulat di tengahnya. Selempang tersebut
menahan sarung Zanpakutou yang terletak di punggungnya, yang diikat oleh kedua
ujung selempang hijau tersebut. Ia biasanya mengenakan tabi sebagai alas
kaki. Sebagai seorang shinigami, Hitsugaya lumayan muda dan memiliki penampilan
seperti anak kecil. Di dunia manusia, ia memakai kemeja golf hitam berlengan
pendek, dan celana abu-abu. Dia juga mengenakan seragam SMA Karakura.
Setahun setengah setelah kekalahan
Aizen, tak lama setelah Ichigo mendapatkan kembali kekuatan Shinigami-nya,
Toushirou muncul dengan model rambut baru yang mirip seperti sebelum ia menjadi
Shinigami. Ia juga memakai sebuah syal panjang berwarna turquoise.
Selempang hijaunya kini telah diganti dengan sebuah rantai tipis, tapi penjepit
berbentuk bintangnya masih ada.
Kepribadian
Toushirou memiliki sifat dewasa dan
serius, yang sangat kontras dengan sifat wakil kaptennya sendiri, Rangiku Matsumoto,
yang berjiwa lebih bebas. Namun kadang-kadang dia dapat berwatak cuek dan
pemarah. Meskipun kepribadian mereka berdua jauh berbeda, hubungan antara
Hitsugaya dan Rangiku begitu akrab. Toushirou sangat mudah jengkel ketika
dipermainkan oleh orang lain dan tidak suka menarik perhatian yang tak
diperlukan, seperti yang ia tunjukkan saat dia memimpin tim Shinigami menuju
sekolah Ichigo Kurosaki.
Hitsugaya tidak suka dianggap
sebagai anak-anak dan juga benci segala sesuatu yang berbau kekanak-kanakan.
Ini jelas terlihat pada suatu episode dimana dia bertemu adik Ichigo, Karin Kurosaki,
yang menepuki kepalanya dan menyebut dia anak sekolah dasar, dan itu membuatnya
marah. Seperti sifat Zanpakutou-nya, Toushirou tidak menyukai musim panas dan
musim-musim bersuhu hangat lainnya.
Hitsugaya memiliki sifat
over-protektif terhadap Momo Hinamori,
yang sering dikira sebagai pacarnya, yang sebenarnya adalah sahabat masa
kecilnya. Ia merasa ia memiliki tanggung jawab untuk selalu menjaga dan
melindunginya. Toushirou berjanji pada Momo jika ada yang berani membuat
Hinamori meneteskan darah, maka dia takkan segan-segan membunuhnya.
Makanan kesukaan Hitsugaya adalah
buah semangka dan amanattou. Hitsugaya paling tidak suka makan buah kesemek,
apalagi yang kering, sangat berbeda dengan wakil kaptennya, Rangiku, yang
sangat suka makan kesemek. Saat masih di Rukongai, kemampuan Hitsugaya dalam
bermain gasing
sangat hebat, sampai-sampai ia menjadi juara tak terkalahkan di daerahnya. Dia
sangat berusaha keras untuk mendapatkan gelar juara tersebut, agar ia dapat
pulang ke rumah lebih cepat, dan bisa menghabiskan waktunya untuk tidur siang.
Hitsugaya percaya akan pepatah "Anak yang tidur dengan baik, tumbuh dengan
baik", dan berharap dengan melakukan hal tersebut, ia dapat tumbuh tinggi
dengan cepat. Tapi kelihatannya, hal tersebut tidak menjadi kenyataan. Walau ia
selalu menekuni pepatah ini, tubuhnya tidak bertambah tinggi sedikitpun.
Hitsugaya sering dijadikan bahan
candaan oleh banyak Shinigami lainnya di Soul Society maupun oleh
musuh-musuhnya. Meskipun begitu, atau bisa jadi karena disebabkan oleh hal itu,
Hitsugaya memiliki sikap yang dingin terhadap kebanyakan orang, ia dapat
mentolerir hal ini dan terus melanjutkan tugasnya. Meskipun ia selalu
menunjukkan sikap tidak senangnya pada hal tersebut, dia tidak mengambil
tindakan lebih jauh terhadap siapapun yang menghinanya kecuali orang tersebut
musuh, tapi ia tetap tidak pernah bereaksi berlebihan karenanya. Satu-satunya
hal yang tidak dapat ia tolerir adalah jika ada orang yang tidak menyebutnya
dengan panggilan "Kapten Hitsugaya," atau penggunaan namanya yang
tidak tepat, karena ia berusaha sangat keras untuk mendapatkan gelar itu
sehingga dia akan sangat kesal bila tidak dipanggil dengan sebutan itu.
Meskipun begitu, Hitsugaya tidak pernah menyebut nama Shinigami lainnya dengan
gelar mereka, tapi hanya dengan nama terakhir mereka. Satu-satunya orang yang
benar-benar memanggilnya dengan namanya hanyalah Ichigo, yang terus-menerus
diingatkan untuk menyebut namanya dengan benar. Sedangkan Hinamori, adalah
satu-satunya pengecualian akan hal ini, Hinamori selalu memanggilnya dengan
sebutan "Shiro-chan" (シロ ちゃん).
Saat pertarungannya dengan Gin
Ichimaru, Gin menyatakan bahwa Hitsugaya adalah perwujudan dari penjaga surga
yang akan bereinkarnasi setiap beberapa abad.
Latar
Belakang
Hitsugaya
sewaktu masih kecil di Rukongai.
Awal kehidupan Toushirou dihabiskan
di Junrinan, distrik ke-1 di Rukongai
bagian barat. Disana ia tinggal bersama neneknya dan Momo Hinamori.
Sebagai anak kecil, Hitsugaya bersifat kekanak-kanakan yang suka makan semangka
dan saling berejekan dengan Hinamori. Karena Hinamori selalu memanggilnya
dengan sebutan “Shiro-chan”, Toushirou balas memanggilnya dengan sebutan “Momo
Si Tukang Ngompol”. Hitsugaya dan Hinamori memang dua sahabat yang sangat
begitu dekat, walau Hitsugaya memiliki usia yang lebih muda dan tubuh yang
lebih pendek dari sahabatnya, ia selalu merasa bahwa ia memiliki tanggung jawab
untuk selalu melindungi dan menjaga Hinamori.
Bahkan sebelum menjadi Shinigami,
Hitsugaya sudah merasakan akan keberadaan roh Zanpakutou miliknya, Hyourinmaru.
Kehadiran Hyourinmaru itu sering terjadi dalam mimpinya, berupa suara-suara
yang memanggilnya. Walaupun begitu, Hitsugaya tidak pernah menceritakan hal ini
pada siapapun karena ia sendiri tidak benar-benar yakin akan apa yang
sebenarnya terjadi, dan hanya menganggap semua hal itu sebagai sebuah mimpi
yang tidak ada artinya.
Sejak kecil, Toushirou sudah
memiliki sifat "sedingin es" yang membuat teman-teman sebayanya takut
untuk berteman dengannya dan selalu menjauhinya, hanya neneknya dan Hinamori
lah yang tidak takut dan mau berteman dengannya. Saat Hinamori pergi untuk
menjadi Shinigami, Hitsugaya menutupi perasaannya, ia berpura-pura bahagia
melihat Hinamori pergi, walau sebenarnya ia sangat sedih dan merasa kehilangan.
Lima tahun setelah kepergian Momo, Hitsugaya mulai menyadari bahwa tinggi
badannya tidak bertambah satu inchi pun. Momo yang rambutnya kian hari kian memanjang
juga semakin jarang mengunjungi Hitsugaya dan neneknya, yang makin hari makin
tua dan kurus.
Hitsugaya
bertemu Rangiku Matsumoto untuk pertama kalinya.
Suatu hari saat Hitsugaya berbelanja
di pasar, pemilik toko tempat ia membeli barang memperlakukannya dengan kasar.
Ia pun bertemu dengan Rangiku Matsumoto,
yang kemudian mengomeli si pemilik toko atas sikapnya yang kasar kepada
Hitsugaya dan berkata bahwa kemampuannya berdagang sangat jelek. Saat Toushirou
berbalik, dia menabrak payudara besar Rangiku dan terjatuh. Rangiku pun
mengangkatnya sambil berteriak padanya, "Jangan bisanya cuma berbaring dan
menangis saja! Berdirilah, kau laki-laki!". Hitsugaya pun segera
melepaskan diri dan melarikan diri darinya.
Malam harinya, Hitsugaya bermimpi
aneh lagi, ia melihat sebuah naga es raksasa berwarna biru berkelok-kelok
dengan sayap yang besar dan suara yang menggema. Mimpinya kali ini sangat
berbeda dari mimpi-mimpi sebelumnya, jika sebelumnya ia cuma merasakan
sensasinya saja, di mimpinya kali ini, dia sudah melihat dengan jelas wujud
aslinya. Naga tersebut berusaha memberitahu Hitsugaya namanya, tapi Hitsugaya
tak dapat mendengarnya karena suaranya diselimuti oleh angin yang kencang.
Hitsugaya pun terbangun dengan keringat dingin bercucuran di sekujur tubuhnya.
Saat terbangun, ia melihat Rangiku dan terkejut melihat dia bisa ada di rumahnya.
Rangiku memberitahu Hitsugaya untuk berhenti mengeluarkan reiatsu secara
berlebihan dan kembali tidur. Rangiku pun menjelaskan bahwa neneknya sekarang
sangat kedinginan, saat itu pula, Hitsugaya sadar bahwa reiatsunya yang besar
lah yang telah menyebabkan seluruh ruangan menjadi dingin dan membuat neneknya
kedinginan. Rangiku lalu menyuruh Hitsugaya untuk menjadi Shinigami, agar anak
dengan potensi kekuatan sebesar dia dapat mengetahui bagaimana cara untuk
mengendalikan kekuatannya itu. Jika kekuatannya yang besar itu tak dapat
dikendalikan dengan benar, kekuatannya dapat mengambil nyawa neneknya. Pada
awalnya, Hitsugaya tidak percaya akan apa yang Rangiku katakan, tapi kemudian
Rangiku menyentuh dada Hitsugaya dengan pelan dan bertanya apa dia mendengar suara
seseorang memanggilnya. Rangiku mengatakan jika ia mampu menemukan asal suara
itu, dia akan memahami cara mengendalikan kekuatannya. Dan agar hal tersebut
dapat terwujud, satu-satunya cara adalah menjadi Shinigami.
Setelah kejadian itu, Hitsugaya memberitahu
neneknya akan niatnya untuk menjadi seorang Shinigami. Neneknya pun sangat
gembira dan setuju akan hal itu, yang membuat Hitsugaya begitu terkejut.
Neneknya berkata bahwa selama ini ia selau melihat Hitsugaya selalu menahan
semua keinginan dan kehendak hatinya karena Hitsugaya tidak ingin meninggalkan
neneknya, tapi ternyata hal itu hanya membuatnya sakit. Neneknya tak ingin
Hitsugaya seperti itu dan ia pun mengizinkan Hitsugaya untuk mengikuti jalan
hidupnya sendiri dengan restu darinya.
Dengan bakat alami yang ia miliki,
Hitsugaya dapat dengan cepat masuk Akademi Shinigami dan lulus dalam waktu yang
sangat singkat pula. Hinamori tetap saja memanggilnya "Shiro-chan"
karena kebiasaan dan rasa ingin melindunginya. Karena janji yang ia buat,
setelah Hitsugaya berhasil menguasai Shikai Zanpakutou-nya dan dikenal sebagai
seorang Shinigami, Hinamori mulai memanggilnya dengan sebutan
"Hitsugaya-kun". Karena kemampuan dan pengetahuannya, Hitsugaya
menjadi seorang kapten dalam waktu yang singkat, dan membuatnya menjadi kapten
termuda dalam sejarah Gotei 13 Soul Society.
Dia juga berteman dengan Jidanbou
Ikkanzaka, penjaga gerbang barat, yang telah mengajarinya “Peraturan Kota”.